TRAINING MAINTENANCE MANAJEMEN

TRAINING MANAJEMEN PERAWATAN

TRAINING PERAWATAN MESIN

training maintenance mesin pabrik di jakarta

maintenance manajemen

 

Training Description :
Maintenance Manajemen adalah suatu manajemen perawatan mesin yang mengulas tentang tata cara melakukan kegiatan maintenance mesin-mesin dalam suatu pabrik secara simple, terstruktur dan praktis.

Pelatihan ini sangat cocok sekali bagi seorang teknisi pemula yang berkecimpung dalam kegiatan maintenance atau suatu perusahaan yang mulai concern terhadap perawatan mesin atau bahkan suatu perusahaan yang bingung terhadap apa yang terjadi/apa yang akan dilakukan terhadap mesin-mesin yang merongrong kegiatan produksi. Pelatihan ini juga sangat baik sebagai bahan benchmarking terhadap implementasi kegiatan maintenance yang telah dijalankan.

Di dalam training ini akan dibahas tentang “8 Pilar Maintenance Manajemen” dimana di dalamnya akan membahas mulai dari bagaimana membuat sebuah Maintenance System secara terstruktur dan terintegrasi (bahkan dengan ISO 9001), Bagaimana membuat suatu maintenance plan, Bagaimana membuat keadaan ideal suatu mesin, Apa itu Quantity dan Quality of Maintenance, Bagaimana mengontrol Spare Part mesin melalui Spare Part Availability Management, Bagaimana cara membuat Maintenance dan Performance Report dari suatu mesin, Bagaimana melakukan suatu improvement dari suatu mesin sampai dengan bagaimana melakukan control terhadap biaya/cost dari suatu kegiatan maintenance.

Maintenance Manajemen ini telah diaplikasikan di dalam sebuah industri dan sanggup menurunkan break down machine sampai 50%, mengurangi personel maintenance sampai 40%, menjawab permasalahan ketersediaan spare part sampai dengan penurunan biaya maintenance hingga 50%.

Metode Pelatihan :
* Dialog Interaktif/Sharing
* Diskusi Grup
* Latihan di Kelas
* Study Kasus

Outline :
* Triangle Maintenance System, sistem yang mengintegrasikan Maitenance Sistem dengan persyaratan ISO 9001, Maintenance Regulataion, Maintenance Procedure, Plan Maintenance, Checklist and Reporting.
* Ideal State of Machine, mempelajari kondisi ideal suatu mesin berdasarkan metode Fundamental Function dan Fundamental Condition.
* Quantity of Maintenance, mempelajari cara melakukan manajemen terhadap jumlah mesin dan jumlah personel maintenance.
* Quality of Maintenance, mempelajari cara mengukur kualitas dari pekerjaan maintenance yang dilakukan oleh personel maintenance.
* Spare Part Manajemen, mempelajari manajemen spare part yang mengelola inventori spare part sehingga menjamin ketersediaan spare parts suatu mesin.
* Machine Effectiveness Calculation, mempelajari cara menghitung effectiveness suatu mesin, pembuatan control chart suatu kegiatan maintenance serta laporan performance suatu mesin/line.
* Machine Improvement, mempelajari cara melakukan improvement terhadap kerusakan mesin dengan menggunakan metode Pareto Chart
* Maintenance Cost Manajemen, mempelajari cara pengontrolan biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan maintenance beserta cara melakukan cost down/penurunan biaya maintenance.

Who should attend ?
Teknisi Maintenance/Engineering, Supervisor Maintenance/Engineering, Foreman Maintenance/Engineering, dan lain-lain

Course Leader
Indro Agung Handoko
Telah berkecimpung di dalam dunia industri lebih dari 15 tahun. Maintenanance dan Produktifitas, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang hebat dalam suatu sistem manufacture.

Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan mengetrapkan Konsep Total Preventive Maintenance (TPM) dan Kaizen dalam suatu industri. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi TPM dan Kaizen ini telah dikenali dan diketemukan solusinya.

Master di bidang TPM dan Kaizen diperoleh dengan mendapatkan akreditasi International dengan mendapatkan Sertifikat TPM dan Kaizen sampai dengan level Intermediate dari Omron – Jepang.

Project-project yang telah berhasil dijalankan antara lain :
* 8 group Kaizen dalam rentang tahun 2001 – 2006. Kaizen mampu meningkatkan produktifitas rata-rata 30%.
* 25 group TPM dalam rentang tahun 2003 – 2006. TPM berhasil menurunkan Break Down Machine rata-rata 25%, bahkan ada yang mencapai 60%.
* Medali Perak pada ICQCC, suatu konvensi international tentang QCC/SGA.
* Best Practice Competition yang diselenggarakan Omron Head Quarter di Kyoto-Japan.

Perusahaan yang pernah ditangani antara lain :

PT. Keihin Indonesia, PT. Asian Isuzu Casting, PT. IDS Manufacturing Indonesia, PT. SGL, PT. Sumco Indonesia, PT. Pupuk Iskandar Muda, PT. Mulia Cemerlang Dian Persada, PT. Mulia Inti Pelangi, PT. Tunas Ridean, PT. Nakakin Indonesia, PT. Smurfit Container Indonesia, PT. Freyabadi Indotama, dan masih banyak lagi.

 

about author

AdminPustraindo

gus.de.longe@gmail.com

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *